Huruf tidak ada ciri khusus. Untuk mengetahuinya harus dihafal.
Suatu kata sudah cukup dikatakan sebagai isim atau fi’il apabila telah menerima salah satu dari tanda di atas.
Pada ciri isim, antara tanda “tanwin” dan “alif lam” tidak akan pernah bertemu.
Untuk fi’il, seringkali ciri-cirinya tidak disebutkan. Cara praktis
untuk mengetahuinya adalah dengan menghafal ciri isim dan menghafal
macam-macam huruf. Apabila tidak termasuk isim maupun huruf berarti dia
termasuk fi’il.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar